Kota Berkelanjutan

Standard

Dalam dunia global saat ini, dimana isu global warming sedang sangat banyak diperbincangkan, telah banyak muncul pemikiran terhadap keberlangsungn lingkungan dimana manusia itu tinggal, timbul kesadaran kritis tentang semakin terbatasnya sumberdaya yang ada, sedangkan kebutuhan menusia terus berkembang tanpa terbatas, akibatnya banyak pendekatan bagaiamana cara melakukan pemanfaatan sumberdaya alam yang efisien, tetapi tetap bisa memenuhi kebutuhan manusia dimasa sekarang maupun untuk masa depan. Akirnya munculah konsep pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) yaitu pembangunan yang mampu memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengabaikan kebutuhan generasi mendatang.(Brundtland,1987)

Konsep pembangunan berkelanjutan harus diterapkan di perkotaan, salah satunya dengan konsep Kota Hijau (Green City). Kota hijau merupakan kota yang ramah lingkungan serta mempunyai 8 elemen yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Elemen itu adalah perencanaan dan perancangan kota ramah lingkungan; ruang terbuka hijau (RTH); Penggunaan energi yang efisien; pengelolaan air; pengelolaan limbah dengan prinsip 3R; bangunan hemat energi; penerapan sistem transportasi berkelanjutan serta ramah lingkungan; dan partisipatif masyarakat komunitas hijau. Jadi pada intinya kota hijau itu merupakan kota yang mempunyai ruang terbuka hijau sebesar 30% adanya partisipasi masyarakat untuk kemajuan pembangunan, dan mempunyai infrastruktur memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam lingkup sosial dan ekonomi.

Ada juga konsep yang mengatakan bahwa kota berkelanjutan itu adalah kota yang merupakan perpaduan antara ecopolis, humanopolis, dan technopolis. Ecopolis itu sendiri adalah suatu wujud kota yang mengedepankan konservasi energi dan pelestarian keseimbangan ekologis menjadi pertimbangan utama dalam pembangunan kota. Sedangkan Humanopolis adalah wujud kota yang ditentukan oleh warga masyarakatnya sendiri, keterlibatan warga kota dalam pembangunan tidak sekedar terbatas pada pemberian informasi, penyelenggaraan diskusi dan konsultasi, tapi sudah sampai tahap citizen power. Dan Technopolis adalah kota yang didominasi oleh para rekayasawan dan teknologi.

Sangat banyak konsep kota berkelanjutan yang ada, ini hanya sebagian kecil dari beberapa konsep kota berkelanjutan, dan konsep ini juga saya baca dari bukunya Eko Budihardjo dengan judul “Kota Berkelanjutan” dan bukunya Ernan Rusdi yang berjudul “Pembangunan Wilayah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s